delapan arsiparis raih penghargaan teladan nasional
Diposting oleh Administrator, Tgl 25-01-2015 & jam 09:19:11 & dibaca Sebanyak 924 Kali         

Jakarta - Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-69, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mustari Irawan anugerahkan Arsiparis Teladan Nasional 2014 kepada delapan pemenang. Mereka terpilih dari 46 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh provinsi dan telah melalui berbagai ujian maupun presentasi kinerja.

Adapun empat arsiparis teladan untuk tingkat ahli mulai dari peringkat satu sampai harapan secara berurutan terdiri dari, Dodi Setiawan (Kementerian Luar Negeri), Lastur Wahyudi (Pemprov Jawa Tengah), Kris Hapsari (ANRI), dam Emi Ruliani (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi).

Untuk tingkat terampil, terdiri dari Fitria Agustina (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan), Rita Umami (Pemprov Jawa Tengah), Nurul Muhammad (Kementerian ESDM), Edar Santoso (Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta).

Mustari mengatakan, penghargaan arsiparis teladan merupakan ajang untuk memberikan apresiasi kepada arsiparis atas pengabdian dan jasanya terhadap profesi kearsipan.

“Kita berharap mereka yang mendapat penghargaan bisa memotivasi mereka untuk bekerja lebih optimal, dan menjadi teladan bagi arsiparis lain untuk meningkatkan pengelolaan arsip di Indonesia,” kata Mustari saat penyerahan penghargaan tersebut, di Jakarta, Minggu (17/8).

Mustari mengatakan, arsiparis punya peranan dan kewenangan sangat strategis dalam penyelenggaraan kearsipan. Misalnya arsiparis di Kementerian Luar Negeri berperan mengelola dan menjaga agar perjanjian Indonesia dengan negara lain bisa terjadi ke-autentikannya. Sedangkan arsiparis daerah berperan mengelola arsip statis dan dinamis. Arsiparis daerah ini punya peran besar menjaga memori politik daerah.

“Arsiparis punya peranan besar, oleh karena itu ANRI mencoba untuk membangkitkan fungsi dan peranan itu supaya mereka sadar ada tanggung jawab besar ketika menyandang funhgsinya,” kata dia.

Menurutnya, peranan arsiparis tidak kalah dengan pejabat di instansi lain. Eksistensinya di atur dalam UU/2009 tentang Kearsipan. Sayangnya, peranan besar ini tidak disadari dan diketahui masyarakat.

Oleh karena itu, program ini ke depan akan diselenggarakan dengan lebih terencana dan ditingkatkan secara hirarkis baik itu di daerah maupun pusat. Anugerah arsiparis teladan sendiri sebenarnya sudah digelar sejak tahun 1995 tetapi berhenti beberapa tahun kemudian baru dilanjutkan kembali tahun ini.

Sumber : http://www.beritasatu.com/



Su3xD



Halaman :