sekko jakpus: arsip jangan dianggap sepele
Diposting oleh Administrator, Tgl 25-01-2015 & jam 09:16:38 & dibaca Sebanyak 925 Kali         

GAMBIR (Pos Kota) – Pekerjaan pengurusan kearsipan atau administrasi dari kasat mata memang kelihatannya sangat mudah dan sepele, Namun, jangan dianggap sepele.

“Hal kecil kalau tidak ditangani dengan serius akan menjadi hal sangat fatal dan dapat merugikan semua pihak,” jelas Sekretaris Kota (Seko) Jakarta Pusat, Bayu Meghantara saat membuka Pembinaan Satuan Administrasi Pangkal (Satminkal) bagi para petugas pengelola ketatausahaan, sudin, kantor, kecamatan dan kelurahan Jakarta Pusat, di ruang serba guna kantor walikota, Selasa (23/9).

Maka itu selaku aparat Pemkot Jakpus dalam menangani kearsipan untuk menciptakan adminstrasi yang tertib jangan dianggap sepele. “Perhatikan dengan seksama berkas yang masuk maupun keluar dan simpan arsip dengan rapi sesuai dengan susunan dan nomornya sehingga sewaktu dicari kita tidak grasak grusuk,” ujarnya.

Bayu mengingatkan, dalam operasional tanpa administarsi tidak akan jalan, untuk itu administarasi sangat diperlukan. “Memang administarsi kelihatan mudah, namun sangat membutuhkan penataan, penyusunan dan penyimpanan yang baik agar berkas-berkas surat penting maupun biasa tidak tercecer,”ujarnya.

Ia lebih lanjut menjelaskan, penyimpanan arsip harus benar-benar rapi karena arsip merupakan suatu yang vital, sebab melalui arsip suatu instansi dapat mengetahui rangkaian peristiwa sehingga dapat memutuskan apa yang akan dilakukan.

Tertibnya dalam pengelolaan kearsipan maupun administrasi dalam suatu organisasi sangat penting, karena ini merupakan salah satu tolak ukur suatu organisasi yang baik dalam pengelolaan arsip yang pada akhirnya seberapa cepat menemukan riwayat suatu kegiatan atau peristiwa yang terjadi sesuai yang dinginkan.

Kepala Bag Umum dan Protokol Bakwan Ginting mengatakan jumlah peserta Satminkal 100 orang terdiri dari unsur Sudin, Kantor,Kecamatan dan Kelurahan Jakarta Pusat berlangsung selama dua hari.

“Tujuan Satminkal yaitu untuk memberikan pemahaman bagi petugas pengelola ketatausahaan pada Sudin, kantor, kecamatan dan kelurahan di dalam melakukan pengelolaan kearsipan, sehingga akan tercipta tertib administrasi,” ujar Ginting.

Sumber : http://poskotanews.com/



OxZ4t



Halaman :